IsengAe
← The Courage to Be Disliked
bab 1 dari 12

Pemuda yang datang untuk membantah

0:00-1:28
The Courage to Be Disliked · bab 1

Di pinggiran sebuah kota tua, tinggal seorang filsuf yang mengajarkan tiga hal. Dunia ini sederhana. Manusia bisa berubah. Dan setiap orang bisa bahagia.

Seorang pemuda mendengar ajaran itu dan merasa tersinggung. Menurut dia, dunia ini penuh kekacauan dan ketidakadilan. Manusia nggak bisa berubah begitu saja. Dan hidupnya sendiri jauh dari bahagia. Dia minder, nggak suka dirinya, sering membandingkan diri dengan saudaranya yang lebih berhasil, dan merasa masa kecilnya membentuknya jadi seperti ini.

Jadi dia datang ke rumah filsuf itu dengan satu niat: membantah sampai filsuf itu mengaku salah.

Buku ini ditulis sebagai percakapan mereka selama lima malam. Pemudanya marah, sinis, kadang kasar. Filsufnya tenang dan sabar. Dan dari mulut filsuf itu keluar pemikiran Alfred Adler, psikolog Austria yang sezaman dengan Freud dan pernah bekerja bersamanya, tapi kemudian memisahkan diri karena pandangan mereka sangat berbeda.

Adler, kata filsuf itu, adalah salah satu dari tiga raksasa psikologi, bersama Freud dan Jung. Tapi namanya jauh kurang dikenal, padahal banyak gagasannya diam-diam dipakai dalam psikologi dan buku pengembangan diri modern.