Meditations
Catatan pribadi seorang kaisar Romawi yang nggak pernah dimaksud buat dibaca orang lain. Ditulis di tenda perang di tengah wabah dan perang yang nggak kelar-kelar, isinya dia ngingetin dirinya sendiri buat sabar, nggak sombong, nggak gampang marah, dan tetap kerja bener. Dua ribu tahun kemudian, catatan itu jadi salah satu buku filsafat yang paling banyak dibaca orang biasa.
Bab 1 kebuka buat siapa aja. Sisanya kebuka buat member, sama kaya isi lain di sini.
Buat siapa
- Yang gampang kepancing emosi sama kelakuan orang
- Yang lagi megang tanggung jawab berat dan capek
- Yang takut atau kepikiran soal kematian
- Yang penasaran stoikisme dari sumber aslinya
Yang bakal lu dapet
- Siapa Marcus dan kenapa catatannya bisa sampai ke kita
- Bedanya hal yang bisa dan nggak bisa lu kendaliin
- Kenapa yang nyakitin itu penilaian kita, bukan kejadiannya
- Cara Marcus nyiapin diri tiap pagi dan nahan marah
- Latihan ngelihat hidup dari atas dan ngingat kematian
- Kenapa rintangan justru bisa jadi jalan
Kalau cuma inget 7 hal
- 1Pikirin cuma yang ada di kendali lu, sisanya lepasin
- 2Yang bikin sakit hati itu tafsiran kita atas kejadian, bukan kejadiannya
- 3Tiap pagi siapin diri ketemu orang nyebelin, biar nggak kaget
- 4Balas dendam terbaik adalah nggak jadi kayak mereka
- 5Semua hal sementara, termasuk masalah hari ini
- 6Yang ngalangin jalan bisa jadi jalannya
- 7Berhenti debat soal orang baik itu kayak apa, jadilah orang baik
Daftar bab
- 1Buku harian seorang kaisar1:27gratis
- 2Siapa Marcus1:50member
- 3Yang bisa dan nggak bisa dikendalikan1:21member
- 4Yang menyakitkan itu penilaiannya1:25member
- 5Persiapan pagi1:45member
- 6Menghadapi marah1:03member
- 7Benteng di dalam1:25member
- 8Semuanya sementara1:43member
- 9Hidup selaras dengan alam1:15member
- 10Kerjakan tugasmu, sekarang1:06member
- 11Setelah Marcus0:56member
- 12Penutup1:11member
Tentang Marcus Aurelius
Marcus Aurelius (121-180 M), kaisar Romawi tahun 161 sampai 180. Masa pemerintahannya diwarnai wabah besar dan perang panjang di perbatasan Sungai Danube. Dia belajar filsafat Stoa sejak muda, terutama dari ajaran Epiktetus. Meditations ditulis dalam bahasa Yunani, judul aslinya kira-kira berarti "untuk diri sendiri".
Ini ringkasan dan tafsiran gue, bukan terjemahan bukunya. Kalau ada yang nyantol, baca bukunya langsung.