Ecce Homo
Buku terakhir yang Nietzsche tulis tentang dirinya sendiri, tiga minggu di Turin tahun 1888, beberapa minggu sebelum dia ambruk dan nggak pernah waras lagi. Judul babnya kedengeran sombong banget. Isinya justru soal gimana orang yang badannya hampir habis tetap nggak mau hidupnya ditukar.
Bab 1 kebuka buat siapa aja. Sisanya kebuka buat member, sama kaya isi lain di sini.
Buat siapa
- Yang lagi ngerasa hidupnya diatur titipan orang lain
- Yang penasaran sama Nietzsche tapi takut bukunya berat
- Yang masih nyimpen dendam dan capek sendiri
Yang bakal lu dapet
- Kenapa menjadi diri sendiri itu kerjaan, bukan bawaan
- Kenapa tidur, makan, dan tempat tinggal ngaruh ke cara lu mikir
- Bedanya amor fati sama pasrah
- Kenapa Nietzsche nyebut dirinya dinamit, dan kenapa bagian ini paling sering dipakai sembarangan
Kalau cuma inget 5 hal
- 1Menjadi diri sendiri itu dibentuk lewat pilihan yang diulang, bukan digali
- 2Pikiran nempel di badan, badan yang nggak beres ngasilin pikiran suram yang dikira kebenaran
- 3Dendam itu mahal, yang bayar yang membenci
- 4Amor fati: menerima sampai nggak mau menukarnya, termasuk bagian yang sakit
- 5Bikin nilai sendiri itu lebih berat dari ikut aturan, karena nggak ada tempat naruh salah
Daftar bab
Tentang Friedrich Nietzsche
Friedrich Nietzsche (1844-1900), filsuf Jerman. Jadi profesor di Basel umur 24, keluar karena sakit, lalu hidup pindah-pindah kota sambil nulis buku yang hampir nggak ada yang beli. Ambruk di Turin Januari 1889 dan dirawat sampai meninggal sebelas tahun kemudian. Namanya baru besar setelah dia nggak bisa lagi menyadarinya.
Ini ringkasan dan tafsiran gue, bukan terjemahan bukunya. Kalau ada yang nyantol, baca bukunya langsung.