IsengAe
← Kapan Berubah?

Mengenal Rohis Lebih Jauh

Bab 15 dari 34 · 3 menit baca

0:00-3:23
Kapan Berubah? · bab 15

Dari kegitan pelgab itulah gua bisa lebih mengenal anggota-anggota dan juga kaka kelas rohis nya tersebut, gua akui gua bukan orang yang baik untuk bisa berada di lingkungan yang baik, gua hanya teringat pesan untuk niat awal yaitu melanjutkan mentoring gua sampai ajal menjemput…

Dan pada dasarnya gua gak emang expect buat masuk ke sebuah organisasi bernuansa Islam itu, ya tapi pada akhirnya gw berada di dalam nya, yodah gua cuma bisa nikmati sisahya, dari sebuah tempat yang dinamai organisasi, ha? Gua gak pernah menananggap apa - apa yang gua masuk di dalamnya adalah organisasi, karena menurut gua kalo lu cuma menanggap itu hanya sebuah organisasi maka ya, kurang bisa aja nikmatin apa-apa yang ada di dalamnya,

Maka dari itu ya, gua anggap rohis itu adalah rumah ke dua buat gua, dan mereka- mereka yang didalam nya adalah teman-teman gua, dan emang udah dipilihin buat gua, dan gua menanggap mereka bukan hanya sekedar teman yang gak ada kontribusinya tapi ya emang mereka pun memanggap sesama nya gak ada yang lebih atau kurang, tapi emang apa adanya dan dari sinilah gua mulai merasakan adanya ketulusan, karena hubungan dengan mereka membuat gua tidak pernah merasa sendiri menghadapi masalah - masalah gua yang ada disekolah, dan apa - apa yang membuat gua bosen atau pun emang mager jadi gass balik wkwkwk, dengan adanya Kegiatan - kegiatan yang gua jalani di dalam nya bisa lebih mengisi kekosongan hati, ya buat gua emang obat penenang banget dah yang gak membuat ketergantungan bagi pemakainya wkwkwk.

Dari acara tersebut kita diajarkan untuk menghargai yang namanya waktu, kaya misal ada acara apa, kita harus menghargai waktu-waktu yang dikorbankan kaka kelas untuk membuat suatu acara, tapi emang karena disini gua masuknya telat jadinya ya gua emang kurang merasakan acara yang memang ada di awal yaitu semacam Open House, di dalam acara ini sebenarnya perkenalan calon - calon anggota rohis yang baru, salahnya karena gua gak ngikut dari awal jadinya kekurangan gua adalah gak mengenal sama sekali temen - temen baru gua di rohis.

Contohnya adalah amir, dia adalah orang yang dianggap orang lain semangat dalam menjalanakan suatu organisasi, karena selain dia menjadi anggota rohis, dia juga merupakan anggota osis, anak organisasi parah dah, dan juga emang orangnya pendiam, awalnya wkwkwk ternyata hahahha sama aja kadang – kadang kalo udah bercanda level keterlaluannya sama aja its normaly dah wkwk, tapi emang yang gua bilang gua waktu kelas 10 memang tidak mempunyai temen yang banyak, kenal lumayan dah kalo sama yang cowo yang lain Cuma kalo emang di level akrab mah baru-baru kelas 11

Di rohis juga bukan hanya ada cowo melulu wkwk, ada juga perempuan-perempuan yang cantik dan solehah, wkwkw kalo cantik mah persepsi masing-masing dah kalo solehah insya allah saling mendoakan hahahah, ya bukan hanya laki-laki nya yang asik untuk diajak bercanda tapi juga emang perempuannya juga gak banyak yang jaim, jadiya kami yang laki-laki nya juga gak segan-segan mengeluarkan kegaringan dalam bercanda ataupun hal-hal yang lainnya, dan mereka pula jarang banget dah kaya emang tersinggung karena emang di rohis kita bukan belajar agama semata, menurut gua inimah pasti dan bonus juga, tapi yang sering gua rasain adalah ukhuwah islamiah nya, yaitu persaudaraan islam, kami diajarkan untuk saling sayang menyangai dan hormat menghormati karena allah selaku hambanya…

Dan tempat ini juga bukan persaudaraan antara angkatan aja tapi juga ada kaka kelas yang sangat berperan, yang mantepnya adalah mereka jarang sekali memperlihatkan hanya kebaikan mereka saja kepada kami yang ade kelas nya ( biar dinilai wah, hebat ya kaka ini, hmm…) tetapi mereka juga gak malu dalam memperlihatkan sifat asli mereka atau ya kaya kekurangan mereka masing - masing sehingga kami para ade kelas nya juga bisa mempelajari kesalahan mereka untuk tidak kami ulang di zaman kami…